KIat Dahsyat menjadi Da'i Hebat

KIat Dahsyat menjadi Da'i Hebat

Beli Rumah Tanpa Modal Malah dapat Penghasilan

Kamis, 06 November 2008

Kecerdasan Mengatasi Kesulitan ( AQ )


Kecerdasan mengatasi kesulitan ( Adversity Quotient )
Oleh. N.Faqih Syarif H
Kemampuan seseorang untuk menyambut baik tantangan-tantangan, dan mereka hidup dengan pemahaman bahwa ada hal-hal yang mendesak dan harus segera dibereskan. Mereka mampu memotivasi diri sendiri, memiliki semangat tinggi, dan berjuang untuk mendapatkan yang terbaik dari hidup. Dengan AQ, maka kita dapat :
Membuat hidup lebih ”menantang”,mengatasi tantangan dengan keyakinan penuh,menumbuhkan kemampuan untuk mengelola perubahan,membangkitkan kinerja pribadi dan usaha,keberanian untuk berprestasi secara optimal,mengambil keputusan dengan cepat dan tepat,Memberikan respon terhadap kesulitan secara efektif.
Menurut pakar psikologi dunia Dr. Paul G. Stoltz ada tiga type manusia berdasarkan konsep pendakian.
Pendakian itu adalah pertumbuhan dan perbaikkan seumur hidup.
1. Type Quitters : Sekelompok orang yang memilih untuk keluar, menghindari kewajiban, mundur dan berhenti ‘pendakian’

2. Type Campers : Sekelompok orang yg berkemah, mereka pergi tidak seberapa jauh dan berhenti, mereka mencari tempat datar dan mendirikan ‘kemah’, pendakian yg tidak selesai ini mereka anggap ‘kesuksesan’

3. Type Climbers : Sekelompok orang yang seumur hidupnya mengabdi pada pendakian. Kelompok ini selalu memikirkan kemungkinan-2 dan tidak pernah membiarkan umur, kesehatan, jenis kelamin dsb sebagai penghambat pendakian.

Sobat, Orang sukses itu adalah mereka yang memiliki karakter Climbers diantaranya; Memahami tujuannya,bisa merasakan gairahnya, mengetahui bagaimana perasaan gembira yang sesungguhnya, mengenali kegembiraan sebagai anugrah, merasa mencapai puncak adalah tidak mudah,tidak pernah melupakan “kekuatan” dari perjalanan yang dia tempuh. Bagaimana dia di tempat kerja; Menyambut tantangan yang disodorkan, merasa sangat yakin pada sesuatu yang besar daripada diri mereka, yakin bahwa segala hal bisa dan akan terlaksana,mereka terus bekerja “ smart ” pada kehidupannya.Bagaimana dia merespon perubahan ; Menyambut baik perubahan yang positif,tantangan yang ditawarkan membuat mereka berkembang pesat ,menyambut baik kesempatan untuk maju,perubahan adalah kenyataan yang tidak mungkin dihindari.
Kita bisa ambil sebuah pelajaran dan inspirasi tentang kecerdasan manusia dalam mengatasi kesulitan dari seorang Mat zeni yang mengawali karirnya dari tukang sol sepatu hingga menjadi jutawan, Purdie E. Chandra bos Primagama Group yang berhasil menjadikan Bimbingan Belajar yang memiliki 300 cabang di kota-kota di seluruh Indonesia yang memiliki Omzet 100 milyar tiap tahunnya. Berangkat dari nol dengan Modal BODOL( Berani Optimis gunakan Duit Orang lain ), BOTOL( Berani Otimis gunakan Tenaga Orang Lain ),BOBOL ( Berani Optimis gunakan Bisnis Orang Lain ) yang pernah kuliah di tiga PTN ternama di negeri ini tapi ndak pernah lulus, dia sangat bersyukur bisa kuliah di sekolah/kampus kehidupan nyata yang mengajarinya untuk Berani berimpian, berani belajar, berani mencoba, berani merantau, berani gagal maka pasti berani juga untuk sukses. Sylvester Stallone. Untuk memasarkan Rocky dia ditolak 1855 kali.
Thomas Alfa Edison dalam proses menciptakan bola lampu gagal 9999 kali. “Aku tidak gagal, aku berhasil membuktikan bahwa 9.999 jenis bahan mentah itu tidak bisa dipakai. Aku akan meneruskan percobaan ini sampai menemukan bahan yang cocok”.
Walt Disney mengajukan proposal “Disneyland” kepada bank-bank di Amerika Serikat ia ditolak sebanyak 302 kali. Sebelum menemukan elemen radium, penelitian Marie Curie gagal sebanyak 48 kali. “Sesungguhnya perlu 100 tahun lagi untuk menemukan elemen ini, dan selama saya masih hidup saya tidak akan menghentikan penyelidikan ini”.
Mereka itulah diantara orang-orang yang memiliki daya juang kecerdasan mengatasi kesulitan (AQ)

(www.faqihsyarif.com atau www.formulabisnis.com/?id=faqihsyarif )

Tidak ada komentar: